logogram umpku (1)
Riang Desa, KKN MAS Kelompok 16 Gelar Perlombaan HUT RI di SDN 1 Wonorejo

Malang, 15 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah–‘Aisyiyah (KKN MAS) Kelompok 16 menggelar kegiatan “Riang Desa” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SDN 1 Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan senam bersama. Setelah itu, siswa mengikuti sejumlah perlombaan yang disusun berdasarkan jenjang kelas.

Siswa kelas 1 dan 2 mengikuti lomba estafet air serta mengambil karet gelang. Sementara siswa kelas 3 dan 4 mengikuti estafet tepung dan memasukkan paku ke dalam botol. Adapun siswa kelas 5 dan 6 mengikuti lomba bakiak serta permainan meniup cup menggunakan tali.

Pembagian perlombaan berdasarkan jenjang kelas dilakukan agar kegiatan dapat diikuti oleh seluruh siswa sesuai kelompok usia dan kemampuan masing-masing.

Selain menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, rangkaian permainan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk beraktivitas bersama melalui permainan kelompok. Sejumlah perlombaan membutuhkan koordinasi antaranggota sehingga siswa dapat berinteraksi dan bekerja sama selama kegiatan berlangsung.

Perayaan Kemerdekaan Dikemas melalui Aktivitas Bersama

“Riang Desa” merupakan salah satu program KKN MAS Kelompok 16 yang dilaksanakan di Desa Wonorejo. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian aktivitas mahasiswa bersama masyarakat dan lingkungan sekolah selama pelaksanaan KKN.

Melalui kegiatan peringatan kemerdekaan, mahasiswa turut mengambil bagian dalam menciptakan aktivitas bersama yang melibatkan siswa dan pihak sekolah. Perlombaan yang disusun juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengikuti kegiatan secara aktif, bukan hanya sebagai peserta dalam acara seremonial.

Kegiatan ditutup setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai dilaksanakan.

KKN MAS Dorong Program Berbasis Kebutuhan Masyarakat

KKN MAS merupakan program Kuliah Kerja Nyata kolaboratif yang melibatkan perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari berbagai daerah di Indonesia. Pada 2026, pelaksanaan KKN MAS ditempatkan di wilayah Malang Raya dengan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai tuan rumah.

KKN MAS Kelompok 16 terdiri atas mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi PTMA, yakni Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Kuningan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Sinjai, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Bone, dan Universitas Muhammadiyah Palu.

Kelompok tersebut didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Retno Firdiyanti, S.Psi., M.Psi.

Selain “Riang Desa”, Kelompok 16 menjalankan sejumlah program lain di Desa Wonorejo, antara lain pembuatan Rocket Stove, pengolahan ampas tebu menjadi keripik, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pembuatan pupuk organik dari campuran ampas tebu dan kotoran sapi.

Rangkaian program tersebut menunjukkan upaya mahasiswa mengembangkan kegiatan berdasarkan potensi dan kondisi yang ditemukan di lokasi KKN. Program tidak hanya diarahkan pada kegiatan sosial, tetapi juga mencakup edukasi, kesehatan, pemanfaatan bahan yang tersedia di lingkungan, dan pengelolaan potensi lokal.

KKN sebagai Wujud Kampus Berdampak

Pelaksanaan KKN MAS Kelompok 16 juga menjadi bagian dari implementasi Kampus Berdampak, yaitu ketika proses pembelajaran dan keterlibatan mahasiswa di perguruan tinggi diarahkan untuk memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Melalui KKN, mahasiswa memperoleh ruang untuk belajar secara langsung bersama masyarakat sekaligus menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Kehadiran mahasiswa di Desa Wonorejo tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan peringatan HUT RI, tetapi juga melalui sejumlah program yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemanfaatan potensi lokal.

Kegiatan “Riang Desa” menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa dalam membangun interaksi bersama lingkungan sekolah. Sementara program lainnya diarahkan pada persoalan dan potensi yang terdapat di masyarakat Desa Wonorejo.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Kampus Berdampak tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari keterhubungan antara pengetahuan mahasiswa, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan manfaat program.

Kelompok 16 KKN MAS menyampaikan apresiasi kepada SDN 1 Wonorejo, Pemerintah Desa Wonorejo, masyarakat, serta pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Dukungan juga diberikan oleh Panitia Pusat dan Lokal KKN MAS 2026, Konsorsium LPPM PTMA, serta Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *